Beranda Beranda Unit Pelayanan Pendidikan Bekasi Barat Adakan Worshop Penjamin Mutu Pendidikan

Unit Pelayanan Pendidikan Bekasi Barat Adakan Worshop Penjamin Mutu Pendidikan

Info Pendidikan News-Kota Bekasi-
Unit Pelayanan Pendidikan (UPP) Kecamatan Bekasi Barat adakan Worshop Penjamin Mutu Pendidikan (PMP) untuk guru dan operator sekolah Dasar (SD) Negeri dan Swasta.

Worshop Penjamin Mutu Pendidikan tersebut dilaksanakan pada awal April ini dimasing-masing gugus yang ada di wilayah Bekasi Barat yang diikuti Kepala Sekolah, 2 orang guru dan 1 operator dari setiap sekolah.

Narasumber maupun Fasilitator kegiatan ini adalah pengawas SD dari Unit Pelayanan Pendidikan (UPP) Kecamatan Bekasi Barat dengan tujuan untuk meningkatan standar pengelolaan sekolah pada satuan pendidikan SD di Kecamatan Bekasi Barat secara transparan dan berkelanjutan.

 

Uus Husniah Husin, S.Pd, M.Si pengawas SD dan sekaligus menjadi narasumber dalam worshop tersebut mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk pengelolaan data dan informasi yang jujur sesuai dengan kondisi ditiap sekolah diwilayahnya.

” Inti dari kegiatan ini adalah kita sedang membuat program kerja sekolah untuk anggaran 2020, disitu kita ambil dari raport sekolah untuk peningkatan mutu pendidikan dari masing-masing sekolah, “terang Uus saat pelaksanaan kegiatan kedua digugus 2, 7 dan 8 kompleks SD Negeri Bintara III, Selasa (09/04/2019).

Uus Husniah juga menjelaskan raport mutu sekolah melalui Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dilakukan dengan menginput instrumen responden yang diisi oleh kepala sekolah, guru 8 orang, siswa 15 orang, komite 3 orang dan juga pengawas sekolah yang dilakukan satu tahun sekali.Suasan Worshop PMP di Gugus I, V dan VI Kamis 11 april 2019 

Operator sekolah menginput data instrumen responden sekolah ke aplikasi Kemendikbud setelah pengawas melakukan falidasi, dan nantinya akan keluar raport mutu sekolah, melalui aplikasi Kemendikbud, “tambahnya.

” Kalau sekolah membuat RKJM, RKP, RKA dan RKAS itu harus mengacu kepada Raport mutu PMP karena raport PMP itu mengacu pada 8 standar pendidikan dan nanti akan terlihat nilai standar mana saja yang memiliki kekurangan.

Pengawas akan melakukan analisis untuk sekolah di satu Kecamatan standar isi apa saja yang kurang setelah itu akan dilaporkan ke Dinas Pendidikan,”papar Uus, yang merupakan salah satu pengawas SD berprestasi ditingkat nasional dari Kota Bekasi dan juga menjadi salah satu Fasilitator Daerah (Fasda) ini.■ JOS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Antisipasi Merebaknya Pungli, Kelurahan Margamulya Luncurkan Program Kelling

Info Pendidikan News- Kota Bekasi-   Untuk mengantisipasi merebaknya pungutan liar (pungli) dan juga untuk meningkatkan kepercayaa warga terhadap pemerintah, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara,...

Kota Bekasi Meraih Peringkat Pertama Nilai UNBK SMP Tertinggi Se-Jawa Barat

Info Pendidikan News- Kota Bekasi- Kota Bekasi sukses meraih peringkat pertama perolehan nilai tertinggi UNBK SMP di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2019 ini. Nilai...

Peraih UNBK Tertinggi SMP/MTS Kota Bekasi Tahun 2019

Info Pendidikan News-Kota Bekasi- Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengumumkan 20 siswa peraih nilai UNBK SMP tertinggi di Kota Bekasi tahun 2019. Pengumuman hasil UNBK tertinggi...

Puluhan Remaja Di Kota Bekasi Ikuti Kompetisi ML

Info Pendidikan News-Kota Bekasi- Puluhan remaja yang ada di wilayah Kecamatan Bekasi Timur unjuk kebolehan dalam ajang kompetisi game oline Mobile Legend (ML) yang...

Mega Proyek Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Terancam Di Gugat

Info Pendidikan News-Jakarta- Lelang proyek pembangunan untuk Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dalam APBD 2019 sebanyak 5 paket dengan kualifikasi perusahaan besar masing-masing dengan nilai...