Info Pendidikan News – Jakarta-
Jika tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan UN selalu dilaksanakan dan di mulai pada bulan April hingga Mei, di tahun 2019 nanti ada perubahan jadwal lebih awal. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan jadwal waktu pelaksanaan Ujian Nasional untuk tahun 2019, bila tahun 2018 pelaksanaan UN di laksanakan pada bulan April, maka tahun 2019 akan di laksanakan pada maret nanti.

Melalui, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) di jakarta, Bambang Suryadi menyampaikan pelaksanaan UN 2019 akan bergeser ke depan dibandingkan tahun 2018 yang lalu. “Pergeseran ini karena menyesuaikan waktu puasa Ramadhan yang diproyeksikan pada awal  Mei 2019 “ungkap nya. Ada pun jadwal UN tahun 2019 adalah sebagai berikut :

Untuk UN tingkat  SMK/MAK tahun 2019,  akan dilaksanakan pada tanggal 25 sampai 28 Maret 2019, sedangkan SMA/MA pada tanggal 1,2, 4, dan 8 April 2019. UN Program Paket C/Ulya pada tanggal 12-16 April 2019. ” UN di tingkat SMP/MTs pada tanggal 22 sampai dengan 25 April 2019, dan terakhir untuk UN Program Paket B/Wustha pada tanggal 10 sampai 13 Mei 2019.

Di kesempatan lain Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud,Totok Suprayitno mengatakan Terkait kesiapan infrastruktur, bahwa mereka telah menyiapkan secara matang dan  telah menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti Telkom, PLN, Kemenkominfo, Dinas Pendidikan di masing-masing daerah hingga kepolisian untuk memastikan kesiapan UN tahun 2019 nanti.

Toto Suprayitno juga mengatakan bahwa pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMA dan SMK di seluruh Indonesia akan lebih baik dari tahun 2018 yang lalu. Dia memproyeksikan kesiapan di jenjang SMA dan SMK bisa mencapai 100 persen. Adapun untuk jenjang SMP pelaksanaan UNBK  di ungkapkannya lebih baik dari tahun lalu, bisa mencapai 80 hingga 85 persen.

“Bila tahun 2018 pelaksanaan UNBK jenjang SMA dan SMK mencapai 90 persen, sekarang kami proyeksikan SMA dan SMK 100 persen. Jenjang SMP juga akan lebih baik dari 65 persen tahun 2018 lalu, tahun 2019 kami proyeksikan pelaksanaan UNBK jadi 85 persenan,” tutur Toto. ■ Red