Info Pendidikan News- Kota Bekasi-
Raden adjeng kartini sang pahlawan indonesia sebagai pelopor perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, eman sipasi wanita indonesia. Raden adjeng kartini adalah putri dari golongan bangsawan jawa” Mas Raden Adipati Ario Sosroningrat” Bupati Jepara pada saat itu berkuasa. Kartini lahir di jepara tanggal 22 april 1879 dan wafat pada tanggal 17 september 1904 di Rembang.Maka setiap tanggal 21 April kita sebagai warga negara indonesia khususnya kaum perempuan merayakan hari kartini, dari tahun ketahun sejauh yang kita ingat, setiap hari kartini di sekolah diwajibkan memakai pakaian  adat daerah dari berbagai pelosok nusantara atau kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kewanitaan. Dimana kaum perempuan bisa sekolah setinggi-tingginya dan mendapat hak yang sama dengan kaum laki-laki.Tetapi Ironisnya justru sekian lama kondisi kaum perempuan saat ini masih banyak yang jauh dari harapan, ada yang mandiri seolah-olah bisa hidup tanpa pria, atau kaum perempuan dalam berbagai penderitaan, menjadi budak di negeri orang dan menjadi bahan pelecehan atau di perjual belikan yang seharusnya adalah kesetaraan, saling menghargai, saling mendukung dan saling menjaga kebebasan secara manusiawi.

Didalam keluarga, didalam pekerjaan dan  didalam masyarakat masih banyak kita temui ketidak adilan yang diterima oleh kaum perempuan tetapi apakah sebagai perempuan harus berdiam diri diberlakukan seperti ini, nasib perempuan ada ditangan perempuan itu sendiri dan tunjukkan bahwa perempuan itu sama dengan pria yang tidak lepas dari tanggung jawab terhadap keluarga, pekerjaan dan masyarakat kodratnya kaum perempuan.

Para guru, para siswa dan para orang tua murid di SD Negeri Jakasampurna II Bekasi Barat 18/04/2019 merayakan Hari Pahlawan Nasional RA.Kartini yang merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun di sekolah ini. Dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada para siswa bahwa bangsa ini memiliki pahlawan Nasional yang telah berjasa kepada nusa dan bangsa khususnya kaum perempuan Indonesia.

Sekolah adalah awal yang tepat untuk mengenalkan kepada para siswa sejak dini tentang RA Kartini menurut Kepala Sekolah SD Negeri Jakasampurna II Bekasi Barat, Maysaroh M.Pd bahwa hari kartini tahun ini kami laksanakan lebih meriah dari tahun lalu.

Para siswa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dan lomba di antaranya, peragaan busana khas daerah, lomba tumpeng untuk setiap kelas, lomba baca puisi dan tari seni tradisional. Selain lomba kegiatan para siswa lainnya adalah acara ucapan terima kasih siswa-siswi kepada guru yang di sesuaikan dengan tingkatan kelas masing-masing.

Maysaroh M.Pd mengatakan selaku Kepala sekolah dan guru di SD Negeri Jaksampurna II ini kami banyak berharap agar para siswa tetap mempertahankan apa yang telah di perjuangkan oleh pahlawan RA Kartini seperti mempertahankan seni budaya, pakaian adat tradisional dan berbagai hal yang lain yang menjadi ciri khas bangsa ini, jangan sampai terguras oleh jaman modern, “ungkap Maysaroh.

Maysaroh. M.Pd berpesan dalam perayaan ini bahwa moment ini dijadikan ajang meraih prestasi, tapi tetap dalam konteks sebagai kodratnya sebagai wanita. ”Tugas kami sebagai guru di SD Negeri Jakasampurana II sama dengan Ibu Kartini, yakni melahirkan sekaligus mencetak anak-anak agar kelak menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif dan berprestasi, ”tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan dalam perayaan hari Kartini di SD Negeri Jakasampurna II Bekasi Barat meriah dan penuh keceriaan dari para guru, para siswa maupun orang tua siswa yang ikut serta dalam perayaan ini. Hal ini terlihat dari wajah siswa-siswi yang antusias mengikuti berbagai kegiatan lomba dan perayaan tahun 2019 ini mungkin adalah yang terbaik dari perayaan tahun-tahun sebelumnya di sekolah ini. ■ JOS