Info Pendidikan News-Kota Bekasi-
Bertempat di Institut STIAMI Kampus Kota Bekasi, di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru semester satu program pendidikan pajak, bisnis, komunikasi, logistik dan pariwisata.

Kuliah umum yang diikuti sekitar 300 mahasiswa Institut STIAMI Kampus Kota Bekasi tersebut mengangkat tema pencegahan tindak kejahatan.

Kepada para mahasiswa Institut STIAMI Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, menegaskan sebagai para calon pemimpin bangsa, yang saat ini perlu diingat adalah untuk menempuh pendidikan melalui kerja keras.

“Karena dengan bekerja keras, maka keberhasilan akan bisa diraih, dan yang perlu diingat hasil tidak akan membohongi proses,” pesannya kepada para mahasiswa, Kamis (3/10).

Selain itu, kata dia, sebagai seorang mahasiswa maka perlu disadari untuk menjaga sikap serta etika di dalam bermasyarakat maupun saat menggunakan media sosial dan sebagainya, sehingga informasi yang disebarkan atau diterima bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Saya berpesan kepada teman-teman mahasiswa Institut STIAMI Kampus Kota Bekasi untuk menjaga etika dan sikap di masyarakata,” pintanya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga berpesan agar setiap mahasiswa bisa bertindak dan mencegah setiap tindakan yang mengarah atau menjurus kepada tindakan kejahatan.

“Yang paling penting adalah mereka tidak tejerumus kepada aksi anarkis dan tetap menjaga keuntuhan Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kampus Institut STIAMI Kampus Kota Bekasi, Diana Prihadini, berharap melalui kuliah umum yang diisi langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota tersebut, selain bisa menambah wawasan bagi para mahasiswa, hal ini juga sebagai benteng terhadap penyebaran arus informasi kepada para mahasiswa.

“Mudah-mudahan kuliah umum yang langsung diberikan oleh Bapak Kapolres Metro Bekasi Kota bisa menjadi sebuah proses pengetahuan tambahan yang bisa dijadikan benteng terhadap arus informasi yang masuk ke mereka,” pungkasnya.■ RIS