Info Pendidikan News- Kota Bekasi-
Untuk mencetak murid berprestasi dan unggul serta berkarakter, SDN Arenjaya 13 Bekasi fokuskan program kesehatan bagi muridnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SDN Arenjaya 13 Bekasi, Irene, menegaskan saat ini pihaknya terus menggelontorkan program yang memfokuskan kepada kesehatan muridnya di sekolah.

“Kami saat ini fokus kepada program peningkatan kesehatan murid di sekolah,” jelas Irene, Senin (28/10).

Dengan memberikan minuman kesehatan berupa susu kacang kedelai yang dilakukan setiap satu bulan sekali, membawa bekal makanan sehat dan bergizi dari rumah oleh murid dan beberapa program lainnya, hal ini diharapkan mampu menambah asupan dan nilai gizi bagi anak didiknya.

“Hal ini tidak lain untuk menambah asupan gizi bagi mereka dan yang perlu diingat bahwa hal ini tidak dibebankan biaya kepada orang tua murid dan murni berasal dari dana Kepala Sekolah sendiri,” terangnya.

Selain itu, dengan meningkatkan koordinasi dengan koordinator kelas, hal ini juga terus disosialisasikan kepada para orang tua murid, sehingga mereka pun bisa memberikan dukungan kepada sekolah di dalam upaya meningkatkan kesehatan tersebut.

“Pihak sekolah terus berkoordinasi dengan beberapa pihak, terutama para koordinator kelas untuk membantu mensosialisasikan hal ini kepada para orang tua murid, sehingga bisa memberikan dukungannya karena tidak dibebankan kepada orang tua murid,” tambahnya.

Irene menuturkan bahwa program ini baru akan kembali dijalankan pada akhir bulan ini atau tepatnya pada hari Sabtu (2/11) karena sebelumnya harus terhenti karena sekolah sedang melaksanakan proses akreditasi.

“Rencananya pada Sabtu minggu ini baru dilaksanakan kembali karena sempat terhenti dikarenakan sekolah mengikuti proses akreditasi sebelumnya,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sri Yulinarti, menegaskan agar para orang tua murid bisa memberikan dukungannya kepada sekolah dalam hal memajukan program sekolah.

Dijelaskannya pula, yang perlu diingat adalah program tersebut tidak dibebankan kepada orang tua murid, misalnya anggaran yang dibebankan kepada orang tua murid dan sebagainya.

“Selama orang tua murid tidak dibebankan biaya terkait program tersebut, tidak menjadi masalah,” pungkasnya.■ RIS