Info Pendidikan News- Kota Bekasi-
Dalam rangka memeriahkan Hari Anak Internasional (HAI), SMPN 6 Kota Bekasi, sebagai bagian dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kamis (7/11), menggelar Satu Hari Belajar Diluar Kelas (Outing Class Day/OCDay).

Kegiatan ini dilakukan sekolah sesuai arahan Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Sebagai bentuk perhatian dalam mewujudkan sekolah ramah anak.

Pada kegiatan OCDay di SMPN 6 Kota Bekasi, baik guru dan siswa melaksanakan kegiatan diluar kelas. Dimulai dengan “NGABASO” atau NGAbring BAreng ka SakOla. Disini, anak-anak berjalan beriringan dari satu titik kumpul menuju sekolah.

Sesampai di sekolah, mereka disambut oleh guru dan kepala sekolah dengan 5S, senyum-salam-sapa-sopan dan santun. Kemudian semua elemen sekolah bergerak melakukan aksi bersih-bersih. Mengumpulkan sampah yang berserakan dan membuangnya ke tempat sampah.

Setelah bel masuk, siswa diajak bertadarusan, dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, disusul Yell Hak Anak dan Tepuk Prok Anak.

Selesai kegiatan di lapangan sekolah, siswa kemudian diajak melakukan pembiasaan cuci tangan sebelum makan, dan disusul acara makan pagi atau sarapan bersama dengan menu 4 sehat 5 sempurna. Bekal dari orang tua masing-masing.

Selesai sarapan, siswa kemudian lanjut ke agenda berikutnya, literasi. Anak-anak mengambil tempat yang nyaman, bisa dimana saja, sambil membaca buku sesuai minat masing-masing. Lalu, apa yang mereka baca direview, dengan menceritakan isi atau materi buku tersebut, didepan teman-temannya.

Lepas review, siswa kemudian diajarkan aksi tanggap bencana dan permainan anak tradisional. Seperti lompat tali, dampu, engrang, congklak, bekkel, gobak sodor atau galasin, dan bentengan. Permainan ini kembali diingatkan ke siswa bahwa Indonesia itu kaya akan permainan anak-anak yang kini sudah banyak terlupakan, tergerus dengan permainan online, Hago, Street Fire dan Mobile Legends.

Dirangkai lagi dengan Senam Germas. Kepala Sekolah, guru dan siswa tampak larut dalam semaraknya Senam Germas yang dikemas santai dan penuh canda tawa. Dilanjut dengan aksi peduli lingkungan hidup dan hemat listrik air. Seluruh rangakaian acara ditutup dengan menyanyikan lagu Maju Tak Gentar.

Rudi Winarso, Kepala SMPN 6 Kota Bekasi mengatakan, Kegiatan Sehari Belajar Diluar Kelas merupakan kolaborasi antara Kementerian P3A, Kemendikbud dan Kemenag sebagai upaya mewujudkan Sekolah Ramah Anak.

Sambung Rudi lagi, di Kota Bekasi, Program Sekolah Ramah Anak dibawah binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Dan Sekolah Ramah Anak di SMPN 6 sudah dilaksanakan sejak tahun 2018, untuk dijadikan suatu pembiasaan positif, pembentukan karakter. Selain itu, dibentuk atomosfir kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan, anti diskriminasi, perhatian, melindungi anak serta didukung lingkungan yang sehat dan ramah.

“Semua kegiatan sekolah dapat berjalan dengan baik bila didukung oleh semua pihak yang berkepentingan, terutama partisipasi orang tua dan masyarakat,” pungkas Rudi.■(GP-IP2)