Info Pendidikan News- Kota Bekasi-
Dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional, SMAN 11 Kota Bekasi deklarasi sekolah ramah anak dan belajar sehari di luar kelas. Tidak ada aktivitas di dalam kelas, seluruh guru dan siswa bersama-sama mengelar kegiatan dan beraktivitas dihalaman sekolah, Kamis (07/11)

Untuk menyukseskan kegiatan Hari Anak Internasional serta untuk mewujudkan sekolah ramah anak, seluruh pihak ikut mendukung dan menandatangani komitmen seperti Komite Sekolah, Guru, Kepala Sekolah, Siswa, Orang tua Siswa, Bimaspol dan Babinsa Jati Sari, serta Ketua OSIS, Ketua MPK, Duta Ham dan Duta Literasi SMAN 11 Kota Bekasi.

Berbagai kegiatanpun digelar dalam sehari belajar diluar kelas ini seperti Senam Germas, menampilkan yel-yel ramah anak, makan bersama, memainkan permainan tradisional, membaca buku bersama, kesiapsiagaan bencana, berdoa bersama,
menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia (3 Stanza), deklarasi sekolah ramah anak dan diakhir kegiatan menyanyikan lagu ” Maju Tak Gentar”.

Rudi Hartono.S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMAN 11 Kota Bekasi mengatakan, hari ini Kamis (07/11) tidak ada pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas, kita semua berada diluar kelas, belajar dan bermain bersama, untuk mewujudkan sekolah ramah anak di SMAN 11 Kota Bekasi,”ungkapnya.

Rudi, menjelaskan tujuan dari deklarasi sekolah ramah anak tersebut adalah tidak ada bullying, kekerasan, narkoba, merokok di sekolah, Kecelakaan serta hal-hal yang kurang baik seperti ujaran kebencian dan SARA,” tambahnya.

“Sekolah ramah anak adalah menciptakan hubungan antar warga sekolah lebih baik, stap, guru dan siswa akrab dan harmonis, lingkungan yang hijau dan tertata, peserta didik menjadi lebih betah berada di sekolah, dan siswa-siswi terbiasakan dengan hal-hal yang positif sehingga tercipta sekolah yang kondusif, maju dan berprestasi,” jelas Rudi.

“Mudah-mudahan dengan adanya deklarasi sekolah ramah anak di SMAN 11 Kota Bekasi ini, para siswa akan menjadi anak-anak yang pintar, cerdas, ramah, kreatif, berkarakter, cinta budaya, cinta Indonesia, dan berguna bagi diri mereka, keluarga, terutama bagi bangsa dan Negara,” pungkasnya.■ JOS