Info Pendidikan News- Kuningan-
Sejak tahun 2016 lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah meluncurkan Program Gizi Anak Sekolah (Progas). Program ini diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo, dan mendapat sambutan antusias para siswa yang mendapat kucuran program ini.

Terlebih sejak tahun 2017 penerapan progas meluas di berbagai Kabupaten tak terkecuali Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 30 sekolah dasar di kabupaten itu juga merasakan sasaran program.

SDN 1 Santana, yang berada di wilayah Pendidikan Cigugur, sekolah di Kabupaten kuningan yang mendapatkan sasaran program.

Berdasar pantauan IP, pagi itu, Rabu (16/11), pemandangan tak biasa terlihat di sekolah yang saat ini dipimpin oleh Agun Gunara, SPd ini. Seluruh siswa tampak antri berbaris untuk mengambil bagian makan yang telah disajikan di muka kelas oleh para orang tua murid  yang dilibatkan untuk menyukseskan Progas
di sekolah itu.

Usai mencuci tangan, satu persatu siswa dengan tertib mengambil bagian makannya. Hidangan pun
lengkap dengan aneka buah-buahannya, menu yang disajikan adalah sayur sop dengan kuah Kaldu, dan makanan lainnya, yang sarat akan gizi. Sementara masing-masing ruang kelas menjadi tempat siswa untuk menikmati hidangan. Sebelum menyantap makanan, siswa terlebih dahulu berdoa. Usai berdoa, siswa tampak lahap menikmati sajian.

Ketika IP menanyakan kepada siswa yang sedang makan, bagaimana rasa makanan itu, mereka seluruhnya serentak berteriak, “Makanannya enak om.”

Sedangkan Kepala SDN 1 Cisantana, Agun Gunara, di ruang kerjanya mengatakan, “Program ini jelas memiliki dampak yang luar biasa bagi mereka untuk saat ini nanti dan masa yang akan datang. Pembiasaan pola yang baik ini dapat membentuk pribadi yang bersih dan sehat terlebih siswa berdoa sebelum menikmati sajian. Hal ini jelas harus menjadi pembiasaan, selain ingin menikmati makanan / sajian, berdoa harus dibiasakan setiap akan memulai suatu aktifitas.”

“Dalam program ini,” lanjutnya, “…kami melibatkan sejumlah 8 orang tua siswa yang terbagi menjadi 2
kelompok. Masing-masingnya untuk memasak dan menyiapkan sajian hidangan ini. Alhamdulillah
para orang tua tidak keberatan untuk membantu sekolah menyiapkan sajian. Seluruh siswa pun
menikmati hidangan Progas ini,”

“Saya berharap program ini tidak hanya beberapa tahap, namun terlaksana secara kontinyu dan Pemda Kabupaten Kuningan pun bisa menganggarkan untuk Progas ini untuk nilai yang lebih besar, sehingga asupan gizi bagi siswa pun bisa lebih banyak. Karena inti dari Progas ini bukan sekedar mengenyangkan, namun lebih kepada asupan gizi bagi masa depan generasi ini,” pungkasnya.■B@mb