Serah Terima Meubelair Disdik Kota Bekasi

0
1519

Bekasi, Info Pendidikan
Bertempat di SDN Margahayu 7 Kecamatan Bekasi Timur, Dinas Pendidikan Kota Bekasi menggelar Serah Terima Meubelair dengan sekolah-sekolah penerima bantuan meubelair dari Pemerintah Kota Bekasi, Sabtu (14/12).

Meubelair sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar di kelas

Acara serah terima ini dilaksanakan tepat jam 09.00 pagi. Sebanyak 50 kepala SD Negeri dan 47 Kepala SMP Negeri, secara bergiliran melakukan penanda tanganan berita acara serah terima meubelair, disaksikan langsung oleh Kepala Bidang Renprog (Rencana dan Program) Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Irwandi.

Krisman, kepada IP, mengatakan bahwa dari 49 SMP Negeri di Kota Bekasi, hanya 2 SMP Negeri di wilayah Bantargebang yang tidak mendapat alokasi meubelair dari Kota Bekasi karena tahun ini juga mendapat bantuan pemerintah (bantah), berupa gedung dan meubelair baru.

Krisman juga mengatakan, bahwa meubelair tahun anggaran kali ini disesuaikan dengan kesediaan anggaran dan kebutuhan sekolah. Krisman juga menegaskan agar meubelair yang sudah diterima sekolah agar segera difungsikan dan digunakan. Jangan sampai sekian waktu dibiarkan tergeletak di luar kelas.

“Nanti saya inspeksi, bila saya temukan ada meubelair baru yang masih diluar, akan saya tarik. Saya anggap tidak membutuhkan. Ini sudah menjadi kesepakatan saat rapat terakhir,” tegas Krisman.

Semua sekolah, yang diwakilkan langsung oleh masing-masing kepala sekolah, mengucapkan terima kasih khususnya kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, karena telah menganggarkan anggaran meubelair di TA 2019 ini.

Salah satu kepala SD secara lugas kepada IP menyampaikan bahwa bantuan meubelair ini sangatlah membantu sekolah.

“Kebetulan meubelair di sekolah kami sudah banyak yang rusak. Bila menggunakan anggaran BOS Pusat, berarti banyak kegiatan lain yang tidak terkaver. Jadi, dengan adanya bantuan ini, sekolah sangat terbantu. Dan memang, kondisinya, sekolah sangat membutuhkannya,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan salah satu kepala SMP Negeri. Dia mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Wali Kota Bekasi yang menjadikan pemenuhan kebutuhan meubelair sekolah sebagai prioritas utama. Dia juga mengatakan, selama ini, dia sudah banyak membelanjakan dana untuk memenuhi kebutuhan meubelair sekolah.

Dan, karena jumlah kebutuhan sekolah yang tinggi, terkadang dia harus membeli meubelair bekas tapi masih bagus untuk sekolah. Tapi, kini banyak meubelair itu sudah tidak layak pakai.

“Alhamdulilah, sekolah mendapat bantuan meubelair. Walaupun cuma untuk 1 lokal, tapi sudah sangat membantu. Sekolah mendapat meubelair baru dan bagus. Semoga dapat memberi manfaat dan bertahan lama,” harapnya.

Diakhir perbincangan dengan IP, Krisman mengatakan, bahwa pengadaan meubelair ini tidak akan terlaksana bila Wali Kota tidak terus mengawal realisasinya.

“Bapak Wali Kota komit untuk memenuhi kebutuhan meubelair sekolah. Beliau terus mengawal, sampai akhirnya pengadaan meubelair untuk tahun ini dapat terealisasi. Dan tentunya, hal ini sebagai perwujudan komitmen Wali Kota dalam mengusung visi kota Bekasi Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan,” jelas Krisman menutup pembicaraan.■ (GP-IP)