Bekasi,Info Pendidikan
Berdasarkan Keputusan Wali Kota Bekasi No: 420/Kep.514-Disdik/XII/2019, Dr. H. Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi, melantik Susunan dan Kepengurusan Dewan Pendidikan Kota Bekasi, untuk masa bakti 2019 – 2024.

Sebelum pengukuhan ini, Dinas Pendidikan (Disdik), telah melakukan fit and proper test (uji kelayakan) dari beberapa tokoh pendidikan di Kota Bekasi. Jadi, susunan kepengurusan Dewan Pendidikan ini telah melalui tahapan panjang, sampai akhirnya, Sabtu (22/12), dikukuhkan oleh Wali Kota Bekasi.

Adapun susunan kepengurusan Dewan Pendidikan Kota Bekasi Masa Bakti 2019 – 2024 adalah sebagai berikut:
●Ketua Umum: HM.  Ali Fauzie, MPd
Ketua I: Andi Sopandi, SS, MSi
Ketua II: Dr. Joseph MJ Rewarin, SE, MM
●Sekretaris I: Krisman Irwandi, SE, MSi
Sekretaris II: Dini Wiandini, SPd, MPd
●Bendahara: Hj. Evi Mafriningsianti, SE, MM
●Ketua Bidang PAUD/RA/DIKMAS: Dr. H. Suroyo, SE, MM
Anggota: Rusilowati Effendy, SE. MM
●Ketua Bidang SD/MI: Dudung Abdul Qodir, MPd
Anggota: Suhartono, MTh, MA
●Ketua Bidang SMP/MTs: Toro Tomongo, SE
Anggota: Sahrul Anwar, SAg, MSi
●Ketua Bidang SMA/SMK: Ariyanto Hendrata, SPd
●Anggota: Drs. Adang Suaefi
●Ketua Bidang Hubungan Kemasyarakatan dan Kelembagaan: Drs. Ahmad Tajudin
●Anggota: Mahmud Permana, SE, MH
Herudin

Ali Fauzie, Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi yang baru saja dilantik ini, sebelumnya dikenal sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi dari tahun 2017 – 2019. Dia adalah salah satu tokoh pendidikan di kota Bekasi.

Di jamannyalah, untuk pertama kali diterapkan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Online 100 persen di Kota Bekasi. Walau mendapat penolakan dari banyak pihak, tapi akhirnya sistem PPDB ini diterima dan malah menjadi benchmark sistem PPDB di beberapa daerah.

Selain dikenal sebagai penggagas sistem PPDB Online 100 persen, Ali Fauzie juga dikenal sebagai tokoh pendidikan yang konsisten pada peningkatan kualitas pendidikan di kota Bekasi. Dan hasil kerja kerasnya terbukti, di akhir kepemimpinannya, 2019, Kota Bekasi, berhasil menjadi peraih Nilai Ujian Nasional Tertinggi Se-Provinsi Jawa Barat, atas nama SMPN 1 Kota Bekasi.

Walau berlatar belakang keluarga tani dari Muaragembong, meski sudah purna bakti, tapi sebagian besar warga Kota Bekasi, khususnya Wali Kota Bekasi, masih mengharapkan kontribusi nyata darinya untuk memajukan pendidikan di Kota Bekasi.

Dewan Pendidikan, adalah sebuah lembaga yang mandiri, dan independen secara organisasi. Dan pembentukannya mengacu pada Keputusan Mendiknas No.044/U/2002, juga merupakan amanat dari UU No. 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (Propenas) 2000-2004, di mana dinyatakan bahwa sasaran yang akan dicapai dalam program pembinaan pendidikan dasar dan menengah di antaranya adalah terwujudnya manajemen pendidikan yang berbasis sekolah/masyarakat (school/ community based management) dengan mengenalkan konsep dan merintis pembentukan Dewan Sekolah (Pendidikan) di setiap kabupaten/kota.

Sedangkan peran dan fungsi Dewan Pendidikan adalah sebagai badan pertimbangan (advisory agency), pendukung (supporting agency), pengawas (controlling agency), dan badan mediator (mediator agency).

Mengingat pentingnya peran dan fungsi Dewan Pendidikan, kehadiran Ali Fauzie, diharapkan mampu menstimulus kinerja Dewan Pendidikan Kota Bekasi yang selama ini terkesan vakum, dan konsistensinya diharapkan mampu membawa perubahan serta meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.■(GP-IP2)