Bekasi, Info Pendidikan
Ratusan siswa SD, SMP dan SMA di Kota Bekasi mengikuti deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) Minggu 23/2/2020 di halaman Kantor Wali Kota Bekasi.

Deklarasi SRA ini sebagai wujud penyelenggaraan pendidikan yang kondusif serta menjadikan sekolah di Kota Bekasi sebagai tempat pendidikan yang menyenangkan tanpa ada diskriminasi, mendapat hak serta perlindungan dan sebagainya.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhiayanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi Riswanti, Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sri Yulinarti, Kepala Sekolah, guru-guru beserta siswa.

Dalam kesempatan ini Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhiyanto mengatakan dilaksanakannya deklarasi SRA tersebut sebagai bagian dari pemenuhan hak anak-anak di Kota Bekasi sebagaimana telah diatur dalam UU No. 23 Tahun 2002 pasal 4 tentang perlindungan anak.

Ia, juga mengatakan Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendukung  program sekolah ramah anak di Kota Bekasi dan berharap lingkungan sekolah menjadi sarana anak melakukan kegiatan positif.

“Kami akan mendukung Kota Bekasi menjadi sekolah ramah anak dan menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak, sehingga sekolah ramah anak yang nyaman dan aman bisa tercipta di Kota Bekasi,”kata Tri Adhiyanto.

“Pemerintah Kota Bekasi melalui DP3A dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan terus memberikan pemahaman kepada sekolah tentang pentingnya sekolah ramah anak,”sambung dia.

Sebanyak 428 sekolah dari SD, SMP dan SMA mengikuti deklarasi sekolah ramah anak tersebut dan membawa sejumlah spanduk untuk mendukung Kota Bekasi sebagai salah satu daerah ramah anak.

Dalam amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Perlindungan Anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi Anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. ■ JOS