Bekasi, Info Pendidikan
Pandemi COVID-19, memaksa dunia pendidikan untuk mampu tetap menyelenggarakan KBM (kegiatan belajar mengajar). Tidak terkecuali untuk SMPN 4 Kota Bekasi.

Suasana Rapat bersama Pengawas, Kasek dan dewan guru di SMPN 4 Kota Bekasi

Sesuai arahan dari Wali Kota Bekasi dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, SMPN 4 Kota Bekasi menyelenggarakan pembelajaran online. Dimana siswa tetap mengikuti kegiatan belajar walau berada di rumah.

Dalam edaran Wali Kota dan Kadisdik tersebut, untuk kurun waktu 2 minggu kedepan, 16 – 31 Maret, siswa diliburkan dan sekolah diminta untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh.

Kebijakan untuk mengadakan kegiatan pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi menjadi tuntutan dalam menjamin terselenggara pendidikan yang berkelanjutan di era sulit sekarang ini.

Namun ternyata, pembelajaran online bukanlah hal sulit dan asing untuk SMPN 4 Kota Bekasi. Karena sebelumnya, SMPN 4 ini dalam hal penyediaan sarana dan prasarana digitalisasi sekolah sudah lengkap. Demikian juga dengan kapasitas guru, sebagian besar telah menguasai teknologi informasi.

Foto: Siswa siswi SMPN 4 Kota Bekasi Saat belajar di rumah

Sri Mulyani, Kepala SMPN 4 Kota Bekasi, kepada IP mengungkapkan bahwa hari ini adalah hari pertama pelaksanaan kegiatan belajar di rumah. Dia juga mengatakan bahwa SMPN 4 sebelumnya telah mempersiapkan web sekolah. Melalui web sekolah, guru sudah mengupload bahan ajar dan siswa mengaksesnya dan berkomunikasi dengan guru mapel dan guru kelasnya masing-masing.

Kepala SMPN 4 Kota Bekasi, Sri Mulyani

“Dalam rangka kegiatan belajar di rumah secara online, SMPN 4 mulai hari ini, Senin, tanggal 16 Maret 2020 melaksanakan kegiatan belajar E-Learning dengan menggunakan aplikasi Edmodo melalui website sekolah,” ungkap Sri Mulyani.

Dia juga menambahkan, adapun materinya disusun oleh guru mapel (mata pelajaran) berupa bahan ajar, tugas dan LK (lembar kerja). Materi disesuaikan dengan jadwal mengajar bapak ibu guru yang bersangkutan sesuai hari yang berlaku.

Pengawas SMP bersama Kasek SMPN 4 Kota Bekasi saat rapat dengan dewan guru

“Diharapkan, meskipun anak di rumah tetapi tetap dapat belajar seperti biasanya ketika masuk sekolah. Apabila menemukan kesulitan maka siswa dapat bertanya melalui wa group walas masing-masing,” tambah Sri.

Ini, lanjut Sri, menjadi bentuk kerja nyata sekolah sebagai langkah awal SMPN 4 Kota Bekasi dalam menyelenggarakan kegiatan belajar di rumah sampai 31 Maret nanti.

“Adapun untuk kelas 9, ujian praktek juga dilaksanakan secara daring menggunakan beberapa aplikasi yang mendukung komunikasi live interkaktif siswa dengan guru. Hari ini praktek Bahasa Indonesia. Untuk selanjutnya kami akan memberikan kuis, selain bahan ajar dan tugas,” tutur Sri menjelaskan.

Sebagai catatan, SMPN 4 Kota Bekasi, menjadi 1 dari sedikit sekolah di kota Bekasi yang sudah mengembangkan web sekolah. Dan dalam web tersebut, telah dimasukkan menu E-learning, sebagai tempat guru dan siswa saling berinteraksi. Guru memasukkan didalamnya materi bahan ajar, tugas dan soal, lalu siswa dapat mengaksesnya dan mengirimkan hasil pekerjaannya.
(lihat: http://smpn4kotabekasi.sch.id/)

Untuk hari ini, guru-guru SMPN 4 tampak antusias membimbing muridnya secara online. Dan siswa juga aktif mengikuti. Karena mereka diminta untuk mengirimkan dokumentasi bahwa mereka sedang belajar dan mengerjakan instruksi dari guru.

“Saya bangga dengan anak-anak saya dan teman-teman guru di SMPN 4 ini. Mereka terlihat asyik dan tidak terbebani walau harus belajar dan mengerjakan tugas tanpa bertatap muka,” kata Sri.

Dan, sambungnya lagi, tugasnya juga ringan, karena guru-guru disini sangat proaktif tidak perlu dipaksa. Mereka sudah paham betul tupoksi masing-masing.

“Walaupun begitu, saya berharap, semoga Pandemi COVID-19 ini tidak berlangsung lama. Agar semua bisa berjalan normal seperti biasanya,” pungkas Sri Mulyani berharap.■(GP-IP2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here