Bekasi, Info Pendidikan
Hari ini, Rabu (3/6), SMPN 9 Kota Bekasi, yang terletak di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menggelar PAT (penilaian akhir tahun) hari pertama. PAT kali ini menjadi berkesan, karena baru untuk pertama kalinya, Penilaian Akhir Tahun diadakan secara daring (dalam jaringan/online).

Dwi Kusdinar, Kepala SMPN 9 Kota Bekasi, kepada IP, menjelaskan bahwa PAT dilaksanakan 1 (satu) hari untuk 1 (satu) mata pelajaran (mapel). Dimana satu hari itu dibagi dalam 3 (tiga) sesi. Sesi pertama dimulai dari jam 08.00 sampai dengan jam 10.00. Sesi kedua, dari jam 10.30 sampai 12.30. Dan sesi terakhir atau sesi ketiga, dimulai dari jam 13.30 sampai jam 15.30.

Pada hari pertama ini, pelajaran Bahasa Indonesia, secara keseluruhan berjalan dengan baik. “Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan diikuti oleh 99 persen siswa,” ujar Dwi Kusdinar.

Walau banyak orang tua siswa SMPN 9, sambung Dwi, yang terdampak Pandemi Covid-19 dan mengalami kesulitan keuangan, namun tidak berarti proses KBM dan ujian menjadi terkendala. Sekolah memberikan bantuan paket internet kepada 74 siswa yang orang tuanya benar-benar terdampak Covid-19. Dan masing-masing mereka diberikan paket internet sebesar Rp. 65.000,00.

Untuk PAT sendiri, kata Dwi Kusdinar, sekolah menggunakan aplikasi berbasis web. Siswa mengakses web sekolah dan login menggunakan password dan username.

Herlani Dyah Ratna Ningsih, MPd. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 9 Kota Bekasi, mengutarakan harapannya agar semua berjalan lancar sampai akhir pelaksanaan PAT.

“Pelaksanaan hampir tidak menemui kendala berarti. Alhamdulillah, berjalan lancar baik saat pelaksanaan sesi 1 maupun sesi 2. Semoga sesi 3 juga demikian,” harap Herlani.

Herlani juga mengutarakan bahwa SMPN 9 Kota Bekasi tidak mengalami kendala berarti dalam pelaksanaan PAT Daring karena jauh-jauh hari sebelum adanya Pandemi Covid-19, SMPN 9 sudah membangun web resmi sekolah (http://smpn9kotabekasi.sch.id). Dan di web itu sudah terdapat e-learning.

“Jauh sebelum ada Pandemi Covid-19, SMPN 9 sudah mempersiapkan pembelajaran jarak jauh. Dengan terlebih dahulu membuat web resmi sekolah. Didalamnya ada menu e-learning berisi bahan ajar yang sangat membantu siswa dalam belajar, mengerjakan tugas dan ujian dari rumah,” pungkas Herlani. (GP-IP2)