Bekasi, Info Pendidikan
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD Pendidikan) Wilayah III, Casmadi, Kamis (4/6), berkunjung ke SMAN 11 Bekasi meninjau langsung pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) Daring (online) SMAN 11 hari kedua.

Dampak Pandemi Corona (Covid-19), menjadikan kegiatan proses pendidikan menjadi serba dilakukan di rumah. Kegiatan belajar mengajar menjadi sangat bertumpu pada aplikasi-aplikasi berbasis web atau internet. Siswa berkomunikasi dengan guru secara daring (dalam jaringan), mulai dari menerima tugas dan soal, mengerjakannya sampai mengirimkannya lagi ke guru masing-masing.

Dan di akhir tahun ajaran 2019-2020 ini, khususnya di SMAN 11 Bekasi, yang berlokasi di Perum PATI AU Jatisari, Jatiasih, sejak diberlakukannya BDR (belajar Dari Rumah), medio Maret lalu, akibat Pandemi Corona, telah memanfaatkan web sekolah dan berbagai aplikasi komunikasi berbasis internet dalam mendukung kegiatan belajar mengajar yang harus terus berlangsung di tengah wabah.

Sesuai pemaparan dari Ermayani Astuti, Kepala SMAN 11 Bekasi, PAT Daring (online) SMAN 11 Bekasi, diikuti semua siswa kelas X dan XI. Dimulai dari tanggal 3 Juni sampai 12 Juni 2020. Dengan mengujikan 13 mata pelajaran (mapel). Dalam 1 hari, diujikan 2 mapel, dengan durasi 1,5 jam dalam 2 sesi.

Adapun pelaksanaannya di sekolah, memakai 4 ruang laboratorium (lab). Lab bahasa dan lab komputer. Untuk dua kelas, kelas X dan XI.

“Bagi siswa yang tidak memiliki laptop atau handphone, dapat meminjam dari sekolah, dengan perjanjian wajib dijaga jangan sampai rusak. Dan dikembalikan ketika sudah tidak diperlukan lagi,” jelas Ermayani, kepada IP, Kamis (4/6).

Kebetulan ya, sambung Erma, dalam hal ketersediaan prasarana komputer, SMAN 11 sudah surplus jumlahnya. Apalagi dengan bantuan BOS Kinerja tahun 2019, SMAN 11 mendapatkan tablet sejumlah siswa kelas X. Ini dipinjamkan sekolah kepada siswa yang membutuhkan dalam proses BDR dan PAT Daring saat ini.

Ermayani kemudian secara rinci menjelaskan secara rinci proses pelaksanaan PAT Tahun Pelajaran 2019/2020 SMAN 11. Termasuk sekolah juga memberikan donasi paket internet untuk wali kelas dan siswa agar tidak terkendala dalam mengikuti PAT.

“Dan bagi siswa yang sangat terpaksa tidak dapat mengikuti PAT Daring di rumah, dapat mengikuti PAT Daring di sekolah dengan tetap mengikuti protokoler Covid-19.

Dan diakhir perbincangan, Ermayani menegaskan bahwa PAT Daring yang dilaksanakan SMAN 11, bukan hanya untuk mendapatkan hasil nilai ujian per mata pelajaran semata. Namun ini menjadi bagian dari pendidikan karakter siswa. Melatih mereka untuk jujur, sportif dan mandiri.

Dia berpesan agar semua siswa mengikuti PAT dengan baik karena sekolah sudah dengan serius memfasilitasi mereka.

“Kita semua disini berdoa agar semua berjalan dengan lancar, dan memberikan hasil yang diharapkan,” pungkas Ermayani.■ (GP-IP2)