Wali Kota Bekasi dan Kepala KCD Hadiri Gebyar Vaksinasi C-19 Di SMAN 5 Bekasi

0
352

Bekasi, Info Pendidikan
Gebyar Vaksinasi Jabar Juara Merdeka Covid-19 juga dilaksanakan di SMAN 5 Bekasi. Menariknya, Wali Kota Bekasi didampingi Kepala KCD, datang langsung meninjau vaksinasi tahap 2 ini menjamin pelaksanaan berjalan dengan baik.

Sekolah yang berlokasi di tengah perumahan ini tampak ramai walau tetap tertib dan teratur. Terlihat bagaimana masyarakat begitu antusias mendukung program nasional, dan juga program provinsi Jawa Barat, menyambut pembelajaran tatap muka terbatas yang akan segera dimulai.

Meski secara de-jure, pengelolaan SMA berada di Provinsi, namun pada acara Gebyar Vaksinasi C-19 di SMAN 5 Bekasi, sinergitas antara pemerintah Kota Bekasi dan pemerintah Provinsi Jawa Barat tampak nyata. Karena selain dihadiri oleh Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi dan Kepala KCD Wilayah III, Asep Sudarsono, turut hadir Komisi V DPRD Jawa Barat, Ketua DPRD Kota Bekasi, Kadisdik Kota Bekasi, Inspektur Kota Bekasi, Kepala RSUD Pondok Gede Kota Bekasi, Kapolres Metro Kota Bekasi, Wadan Dim 0507 Kota Bekasi, Camat Pondok Gede dan Lurah Jatiwaringin.

Sebagai icon pendidikan di Kota Bekasi, SMAN 5 Bekasi menjadi sorotan banyak pihak. Selain karena lokasinya yang bersinggungan langsung dengan Provinsi DKI Jakarta, sehingga mobilitas warga antar provinsi sangat tinggi, juga karena selama ini, SMAN 5 Bekasi menunjukkan prestasi akademik yang gemilang.

Dari informasi yang dihimpun, pada kegiatan Gebyar Vaksinasi ini, yang mulai dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB, Sabtu (28/8), logistik vaksin berasal dari Koramil 02/Pondok Gede Kodim 0507/Kota Bekasi, sebanyak 1000 vaksin. Dimana sasaran vaksinasi adalah siswa SMAN 5 dan siswa sekolah lain yang berdekatan dengan SMAN 5. Selain itu, juga diperuntukkan bagi masyarakat, khususnya kerabat orang tua siswa dan guru di SMAN 5.

Dari 1000 sasaran vaksinasi, ada 44 orang yang gagal divaksin, salah satu sebab karena mengalami hipertensi. Selebihnya, sebanyak 970 orang siswa tidak mendapatkan kendala.

Selain memberdayakan 13 (tiga belas) orang tenaga kesehatan dari Polkes Kodim Bekasi, juga mendapatkan bantuan 7 (tujuh) orang nakes (tenaga kesehatan) dari RSUD dan Puskesmas Pondok Gede.

Sumartini, Kepala SMAN 5 Bekasi, kepada IP, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Jabar Juara Merdeka Covid-19 ini bertujuan, mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah Kota Bekasi dalam mempercepat terwujudnya herd immunity di lingkungan pendidikan. Selain itu juga untuk mempersiapkan peserta didik di SMAN 5 melaksanakan pembelajaran tatap muka, dan juga sebagai media sosialisasi ke masyarakat bahwa vaksin itu aman dan perlu dilaksanakan.

“Memang vaksinasi bukanlah syarat utama pelaksanaan pembelajaran tatap muka, tapi sedikitnya upaya kita melakukan vaksinasi masal ini adalah dapat meminimalisir risiko penyebaran C-19, dan memberikan jaminan bahwa C-19 tidak perlu terlalu dikhawatirkan, meski kita tidak boleh lupa untuk tetap menjalankan Prokes dengan benar,” ujar Sumartini.

“Dengan pelaksanaan vaksinasi tahap 2 ini,” sambung Sumartini, “kita juga berupaya  memberikan jaminan kepastian bahwa SMAN 5 Bekasi siap menyambut pembelajaran tatap muka terbatas yang sudah menjadi agenda bersama di pendidikan.” ■ (GP-IP2)