Wali Kota Jakarta Timur Tinjau PTM di SDN 12 Pagi Rawa Mangun

0
277

Jakarta, Info Pendidikan
Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M. Anwar, meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, di SDN 12 Pagi Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (3/9).

Walikota menyampaikan, PTM sudah berlangsung sejak 30 Agustus 2021 dan pelaksanaannya di Jakarta Timur berjalan dengan baik tanpa kendala. Namun,” kata Anwar, nantinya akan ada evaluasi dengan jajaran terkait, guna memperlancar kegiatan PTM untuk lebih baik.

Anwar menyebutkan, kegiatan PTM tersebut pihak sekolah dan Puskesmas terdekat telah bekerjasama. Demi mengantisipasi hal-hal yang berisiko kepada anak sekolah. Mengingat pandemi Covid-19 masih belum usai. Walikota juga mengingatkan kepada murid dan guru untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat PTM berlangsung.

“Ketika anak tersebut demam atau pusing, segera dievakuasi atau diperiksa, supaya tidak menjadi klaster nantinya”. Sehingga insyaallah kedepannya tidak ada klaster baru, dan semakin bisa menambah kuota. Sekarang hanya 50 persen. Mudah-mudahan ke depannya bisa 75 persen,” ujarnya.

Sementara menurut Kepala SDN Rawamangun 12 Pagi Roshim, mengatakan untuk PTM hari ini dijadwalkan Kelas III dan Kelas V. Dia menyebutkan, jadwal PTM untuk setiap kelasnya bergantian yakni sehari PTM dan hari esoknya belajar jarak jauh. Maka untuk hari ini kelas 3 dan 5, per kelasnya ada sebanyak 16 siswa,” jelasnya.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Anak Usia Dini/Taman Kanak-kanak (PAUD/TK) Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur, R.R. Wirdaningsih, kepada Info Pendidikan di bilangan Jakarta Timur, Rabu kemarin (8/9) menambahkan pihaknya selama pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Melakukan pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, baik di pihak tenaga pendidik dan seluruh anak didik.

Termasuk sudah melakukan vaksinasi pertama dan kedua agar semua pihak merasa terlindungi dari wabah Covid-19 ini, “Prokes sangat ketat dan vaksinasi sudah dijalankan oleh kami baik tenaga pendidik maupun para siswanya, agar semua terlindungi,” tandas Wiwi sapaan akrab R.R Wirdaningsih kepada Info Pendidikan.■  (Saripudin/JT)